Pusat Layanan Kesehatan Universitas Airlangga

Kesehatan Gigi Saat Kehamilan

Oleh: Astrid Ratnaningrum, drg (Dokter Gigi Klinik PLK UNAIR)

      Saat hamil, seseorang akan mengalami perubahan dalam tubuh dimana juga akan dapat mempengaruhi kesehatan gigi dan mulut. Karena itu, ada beberapa hal yang harus diketahui oleh ibu hamil sehingga saat proses kehamilan tidak terjadi kerusakan pada gigi.

Pertama, ibu hamil akan mengalami perubahan hormonal. Dimana akan terjadi peningkatan hormon progesteron dan estrogen yang dapat menyebabkan beberapa kondisi, antara lain:

  • Hipersalivasi
  • Peningkatan jumlah bakteri yang dapat menyebabkan perdarahan dan radang gusi
  • Perubahan jaringan gusi (hiperplasi gingiva)

Kedua, halitosis (bau mulut) akibat kebersihan gigi dan mulut berkurang.

Ketiga, gigi berlubang akibat penyerapan kalsium dari tubuh ibu.

      Karena itu, untuk ibu yang dalam program perencanaan kehamilan atau sedang hamil, disarankan berkonsultasi dengan dokter gigi untuk merencanakan perawatan yang harus dilakukan selama kehamilan.

      Tindakan dasar yang wajib dilakukan antara lain:

  • Tetap rutin gosok gigi 2x sehari
  • Jika sering muntah atau dalam kondisi hipersalivasi disarankan sering berkumur
  • Konsumsi kalsium, vitamin C, dan vitamin B12
  • Melakukan pembersihan karang gigi 6 bulan sekali
  • Menambal gigi yang berlubang
  • Jika menggunakan gigi palsu, maka harus dibersihkan dengan cairan pembersih gigi palsu agar tidak tumbuh jamur.

Hal yang tidak boleh dilakukan saat hamil:

  • Melakukan pencabutan gigi
  • Melakukan pemeriksaan radiologi
Kampus B

Klinik PLK-UA Kampus B UNAIR

Jl. Dharmawangsa No.3, Airlangga, Kec. Gubeng, Surabaya, Jawa Timur

Kampus C

Klinik PLK-UA Kampus C UNAIR

Jl. Mulyorejo No.162, Mulyorejo, Kec. Mulyorejo, Surabaya, Jawa Timur

Scroll to Top
Menu Aksesibilitas
Saturasi Rendah (Monokrom)
Perbesar Teks
Kontras Tinggi
Font Terbaca
Ramah Disleksia
Kursor Besar
Jarak Karakter
Tinggi Baris
Rata Tengah
Sembunyikan Gambar